TelkomGroup Perkuat Layanan selama Musim Haji, Hadirkan Ekosistem Komunikasi Prima di Tanah Suci

Telkomsel menjabarkan langkah taktis penanganan langsung di lapangan
TelkomGroup Perkuat Layanan selama Musim Haji, Hadirkan Ekosistem Komunikasi Prima di Tanah Suci

--

Makkah Al-Mukarramah (SAUDI ARABIA), Kabarkansaja.com - SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom Ahmad Reza (kedua kiri, berdiri) bersama Pimpinan Layanan Operasional GraPARI Makkah Alip Setyo Wibowo (ketiga kiri, berdiri) saat meninjau layanan pelanggan di GraPARI Makkah Zamzam Tower, Arab Saudi, Rabu (20/5/2026) guna memastikan kualitas layanan dan kebutuhan komunikasi jemaah haji tetap optimal.

Memasuki pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 (1447 H), TelkomGroup berkomitmen penuh mendukung kelancaran komunikasi dan konektivitas jamaah Haji Indonesia selama berada di Tanah Suci. Menanggapi adanya pertumbuhan pemanfaatan layanan roaming sebesar 4,5 persen (Year-on-Year / YoY) yang kini mencapai lebih dari 110 ribu jamaah, TelkomGroup memprioritaskan kesiapan infrastruktur serta memperluas titik penanganan langsung di Arab Saudi menjadi empat posko strategis guna memberikan rasa aman, mitigasi kendala, serta pendampingan yang responsif bagi seluruh jamaah selama menunaikan ibadah. 

SVP Group Sustainability and Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza menegaskan,  TelkomGroup terus mengoptimalkan kesiapan layanan dan penguatan konektivitas guna mendukung kenyamanan komunikasi jamaah selama menjalankan ibadah haji. 

“Kami memastikan kelancaran komunikasi jamaah haji melalui dukungan layanan roaming internasional yang andal agar pelanggan tetap dapat terhubung dengan nyaman selama menjalankan ibadah. Untuk mengantisipasi lonjakan trafik komunikasi di area padat jamaah, TelkomGroup bekerja sama dengan operator telekomunikasi Arab Saudi, yaitu STC, Mobily, dan Zain, guna menjaga kualitas layanan komunikasi pelanggan selama prosesi ibadah berlangsung,” ujar Ahmad Reza.

Sebagai komitmen operasional di tingkat anak perusahaan, Telkomsel menjabarkan langkah taktis penanganan langsung di lapangan. Vice President Corporate Communication & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi menjelaskan, penguatan infrastruktur di lapangan tahun ini diwujudkan dengan menyiagakan empat Posko Haji fisik di Arab Saudi guna memberikan asistensi komunikasi yang lebih cepat, tanggap, dan humanis. 

"Kami memahami bahwa dalam situasi di lapangan, jemaah memerlukan penanganan langsung yang responsif, khususnya jamaah lansia yang memerlukan bantuan tatap muka. Oleh karena itu, Telkomsel menambah titik layanan fisik bebas biaya yang disiagakan secara strategis untuk mengantisipasi kebutuhan teknis jemaah seperti aktivasi jaringan, panduan profil roaming, hingga penanganan kendala kartu secara instan," kata Abdullah Fahmi. 

Jamaah dapat mengakses bantuan tatap muka tersebut di lokasi-lokasi strategis berikut: 

1. GraPARI Makkah: Damba Resto, Lantai P4 Abraj Al Bait (Zam-Zam Tower), Makkah (buka setiap hari, pukul 07.00 - 21.00 WAS). 

2. Posko Haji Makkah: Hotel Al Wahda Al Mutamayyiz, Makkah (buka periode Mei – Juni 2026, pukul 07.00 - 17.00 WAS). 

3. Posko Haji Madinah 1: Hotel Karam Al Khair (Akses melalui Gerbang 316 Masjid Nabawi), Madinah (buka periode April – Mei 2026, pukul 07.00 - 17.00 WAS). 

4. Posko Haji Madinah 2: Hotel Karam Al Madina (Dekat Masjid Al Ghamamah dan Gedung Saudi Post), Madinah (buka periode April – Mei 2026, pukul 07.00 - 17.00 WAS). 

Dinamika dan kesigapan penanganan langsung di lini terdepan ini diakui menjadi kunci penting dalam memitigasi kendala komunikasi di Tanah Suci. Pimpinan Layanan Operasional GraPARI Makkah, Alip Setyo Wibowo menjelaskan bahwa seluruh tim lapangan di Arab Saudi terintegrasi secara real-time dengan tim pusat di Jakarta guna merespons cepat setiap keluhan jemaah kloter dari berbagai asrama dan lokasi. 

“Kendala teknis yang paling sering dihadapi jamaah di lapangan adalah perihal sinkronisasi perangkat yang belum aktif otomatis saat tiba di Arab Saudi. Melalui penyesuaian waktu operasional posko yang kini jauh lebih efektif, kami berupaya memastikan seluruh jamaah, khususnya yang datang dari lokasi jauh, langsung mendapatkan penanganan yang tuntas tanpa harus mengantri lama," jelas Alip.