Mitrabahtera Segara Kantongi Kontrak Rp6 Triliun
--
Jakarta, Kabarkansaja.com — Di kuartal tiga 2026, PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS) mengantongi kontrak jasa pengangkutan batu bara senilai Rp6 triliun dari PT Global Energi Lestari (GEL Group) untuk periode lima tahun.
Dengan nilai kontrak Rp6 triliun, Mitrabahtera Segara Sejati berpotensi memperoleh pendapatan rata-rata sekitar Rp1,2 triliun per tahun. Namun, realisasi pendapatan tersebut akan mengikuti pelaksanaan jasa dan volume pengangkutan.
Perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan, kontrak mencakup pengangkutan batu bara sebanyak 500.000 metrik ton per bulan atau 6 juta ton per tahun, dengan total volume mencapai 30 juta ton selama masa kontrak.
Pengangkutan batu bara akan melayani pasar domestik dan ekspor, dengan sejumlah wilayah muat antara lain Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Adapun tujuan pengiriman akan disesuaikan dengan kebutuhan operasional GEL Group.
Direktur Utama MBSS, Sugeng Pangraksa mengatakan, kontrak jangka panjang tersebut menjadi basis volume bagi perseroan untuk memperluas kapasitas bisnis logistik maritim.
“Kontrak ini memberi kami basis volume yang kuat untuk melangkah ke tahap ekspansi berikutnya,” ujarnya.
Dia menambahkan, perseroan berkomitmen menjaga ketepatan waktu, keselamatan, dan efisiensi dalam setiap pengiriman. Sejalan dengan kerja sama tersebut, MBSS menargetkan ekspansi armada kapal secara signifikan pada 2027.
Penambahan kapasitas akan dilakukan secara bertahap untuk memperkuat kemampuan operasional perseroan dalam memenuhi kebutuhan pengangkutan GEL Group sekaligus meningkatkan utilisasi armada.
Kontrak jangka panjang tersebut diharapkan memberikan kepastian volume pengangkutan yang dapat menjadi dasar perencanaan ekspansi armada. Untuk melayani kontrak tersebut, MBSS akan mengerahkan armada kapal tunda dan tongkang (tug and barge), serta kapal kelas Handymax hingga Supramax sesuai kebutuhan rute.
Perseroan juga menyediakan layanan transshipment menggunakan floating crane untuk memindahkan batu bara dari tongkang ke kapal berukuran lebih besar di lepas pantai.
Dengan rangkaian layanan tersebut, MBSS dapat menangani pengiriman mulai dari pelabuhan muat hingga pemindahan batu bara ke kapal induk dalam satu alur operasional terintegrasi. MBSS telah beroperasi sejak 1994 dan memiliki pengalaman lebih dari tiga dekade dalam jasa angkutan laut batu bara.
Sementara itu, GEL Group merupakan perusahaan nasional yang bergerak di bidang perdagangan batu bara dan berdiri pada 2013, dengan cakupan pasar domestik maupun ekspor.
Direktur GEL Group, Johnson Hartawan mengatakan, kapasitas armada dan layanan terintegrasi MBSS menjadi salah satu pertimbangan GEL Group dalam menjalin kerja sama jangka panjang tersebut,
“Pengiriman dalam skala besar membutuhkan mitra angkutan yang dapat diandalkan. Pengalaman MBSS di bidang transportasi laut dan transshipment, didukung kapasitas armada serta layanan yang terintegrasi, menjadi salah satu pertimbangan kami dalam membangun kerja sama berskala besar dan jangka panjang ini,” kata Johnson.