TEMAS Bagikan Dividen 40% dari Laba Tahun Buku 2025

Berhasil Catatkan Kinerja Terbaik Di Tengah Berbagai Tantangan
TEMAS Bagikan Dividen 40% dari Laba Tahun Buku 2025

--

Jakarta, Kabarkansaja.com - Komisaris Utama PT TEMAS Tbk (TMAS) Harto Khusumo (tiga dari kanan) bersama Komisaris Independen TMAS masing-masing Dr Theo Lekatompessy (tiga dari kiri) dan Alfred Natsir (dua dari kiri) berbincang dengan Direktur Utama TMAS Ricky Effendi (dua dari kanan), Direktur Business Development TMAS Ganny Zheng (kanan) dan Direktur TMAS Widy Kiswanto (kiri) di sela Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Luar Biasa di Jakarta, Selasa (2/6/2026). 

Emiten jasa transportasi laut (armada kapal & kontainer), PT TEMAS Tbk (TMAS) mengumumkan pembagian dividen sebesar Rp 228 miliar. Jumlah ini setara dengan Rp 4 per lembar saham atau sekitar 40% dari laba bersih Tahun Buku 2025.

TMAS juga menargetkan pendapatan jasa sebesar Rp5,53 triliun pada tahun 2026 atau tumbuh lebih dari 27% dibandingkan realisasi pendapatan tahun 2025 yang mencapai Rp4,34 triliun.

Untuk mendukung target tersebut, perseroan akan mengoptimalisasi ekspansi kapasitas yang telah dijalankan bertranformasi menjadi mesin-mesin pertumbuhan perseroan, salah satunya dengan pembukaan rute baru dan meningkatkan load factor setiap armada.

Dari kiri ke kanan, Corporate Secretary TMAS  Santi Dewi, Direktur Temas Training Hub & Asia Marine Temas Japie Ernest Tasijam, Direktur Utama PT Temas Shipping Harry Haryanto, Direktur PT Temas Port  Marthalia Vigita, Direktur Utama TMAS Ricky Effendi, Direktur Business Development TMAS Ganny Zheng, Direktur PT Temas Depot  Teddy Arief Setiawan, dan Direktur TMAS  Widy Kiswanto berbincang usai public expose di Jakarta, Selasa 2 Juni 2026. 

Direktur Utama PT TEMAS Tbk  Ricky Effendi mengatakan, perseroan memiliki kebijakan di mana dividen kas akan dibagikan kepada seluruh pemegang saham sekurang-kurangnya sekali dalam setahun. Sesuai kebijakan perseroan, rasio pembayaran dividen terhadap laba bersih tahun berjalan adalah 30% apabila laba bersih melebihi Rp30 miliar. 

“Untuk Tahun Buku 2025, besaran dividen telah mendapat persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST),” kata Ricky dalam public expose usai penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Luar Biasa di Jakarta, Selasa (2/6/2026). 

“Menghadapi tahun ini, perseroan optimistis dalam meneruskan pilar strategi yang telah dicanangkan, berbagai langkah strategis seperti penambahan/peremajaan armada baru dan pengembangan kapal ramah lingkungan terus dilanjutkan. Untuk tahun 2025, perseroan telah menambah netto tujuh armada kapal baru yang mendorong peningkatan kapasitas angkutan sebesar 17%,” ungkap Ricky.  

Total armada kini mencapai 57 unit kapal dengan kapasitas angkut 28.542 TEUs dan bobot mati 464.701 DWT. Ricky menambahkan,  rata-rata usia armada juga semakin membaik, dari 15 tahun pada 2023 menjadi 14 tahun pada 2024 dan turun menjadi 13 tahun pada 2025.

Sementara itu, Direktur Business Development PT TEMAS Tbk Ganny Zheng menambahkan, TMAS terus memperkuat ekspansi bisnis di tengah pertumbuhan industri angkutan kontainer nasional.

“Untuk mendukung pengembangan kapasitas operasional, TMAS menyiapkan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp2,5 triliun pada tahun 2026,” ujarnya.