Prodia Bukukan Pendapatan Meningkat 3,8% (YoY)
Pembukuan Pendapatan Kuartal I Tertinggi Perseroan Dalam 2 Tahun Terakhir
--
Jakarta, Kabarkansaja.com - Jajaran direksi PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) masing-masing (dari kiri ke kanan), Integrated Solutions & Diagnostic Director Andri Hidayat, Finance & Sustainability Director Marina Eka Amalia, President Director Liana Kuswandi, Commercial & Partnership Director Indriyanti Rafi Sukmawati, dan People & Organizational Development Director Ida Zuraida berbincang di sela RUPST di Jakarta.
Dalam paparan kinerja keuangan yang diumumkan Rabu (29/4/2026), kinerja PRDA pada kuartal I 2026 membukukan pendapatan Rp 501,4 miliar dengan peningkatan sebesar 3,8% secara tahunan (YoY), yang menjadikan pembukuan pendapatan kuartal I tertinggi Perseroan dalam 2 tahun terakhir.
Sejalan dengan pergerakan pendapatan, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp229,3 miliar, dengan perubahan sebesar 4,4% YoY. Kenaikan beban ini sejalan dengan kenaikan visit dan volume tes pemeriksaan yang mencerminkan tingginya permintaan tes diagnostik serta didukung dengan peningkatan penjualan tes rutin dan tes esoterik yang optimal di Kuartal I. Dengan demikian, laba bersih Perseroan pada Kuartal I-2026 tercatat sebesar Rp17,9 miliar, dengan pertumbuhan sebesar 150,1% YoY.
Pertumbuhan laba bersih Perseroan pada Kuartal I-2026 didorong oleh peningkatan pendapatan serta optimalisasi harga pokok penjualan dan biaya operasional.
Sepanjang 2026, Perseroan akan tetap fokus menjaga margin laba melalui efisiensi biaya yang lebih ketat, sambil memastikan seluruh operasi berjalan secara optimal.
Dari sisi arus kas, arus kas bersih yang diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp 112,2 miliar. Pergerakan ini mencerminkan dinamika operasional Perseroan serta pengelolaan modal kerja yang tetap terjaga secara prudent dalam mendukung keberlangsungan bisnis.
Sementara itu, arus kas bersih dari aktivitas investasi tercatat sebesar Rp -62,8 miliar, seiring dengan pengeluaran untuk pengembangan aset dan penguatan ekosistem operasional guna mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Perseroan terus menunjukan posisi keuangan yang solid hingga Kuartal I 2026, dengan total aset mencapai Rp2,6 triliun. Pencapaian ini mencerminkan kapasitas Perseroan dalam mengelola sumber daya secara optimal serta menjaga ketahanan finansial di tengah dinamika global.
Dari sisi struktur permodalan, total liabilitas Perseroan tercatat sebesar Rp263,5 milliar, sementara total ekuitas mencapai Rp2,4 triliun.
Tingkat likuiditas Perseroan tetap terjaga, mencerminkan kemampuan dalam memenuhi liabilitas jangka pendek secara tepat waktu serta menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung operasional dan ekspansi usaha. Komposisi ini mencerminkan profil leverage yang sehat dan fondasi permodalan yang kuat, didukung oleh likuiditas yang terjaga sehingga Perseroan mampu memenuhi kewajiban jangka pendek serta menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung operasional dan ekspansi.
Dalam menjaga struktur keuangan yang sehat, Perseroan secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian melalui pengelolaan komposisi liabilitas dan ekuitas secara optimal. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi biaya modal sekaligus memperkuat fleksibilitas keuangan dalam menghadapi berbagai peluang dan tantangan.
Ke depan, perseroan tetap berkomitmen untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan melalui inovasi layanan, peningkatan kualitas diagnostik, serta pengelolaan operasional yang efisien, seiring dengan prospek positif industri layanan kesehatan di Indonesia.
Liana Kuswandi selaku Direktur Utama Prodia, menyampaikan, “Kuartal I 2026 menjadi referensi awal bagi perseroan dalam melihat prospek sektor layanan laboratorium kesehatan, dengan mencermati tren musiman selama Ramadan dan Idul Fitri yang memengaruhi pola konsumsi, serta direspons melalui inisiatif peningkatan kesadaran kesehatan seperti kampanye #TenangKarenaTau.
Di sisi lain, Perseroan juga memantau eskalasi konflik geopolitik global, namun hingga saat ini hal tersebut tidak memberikan dampak material terhadap operasional dan tetap diantisipasi secara prudent. Untuk mendorong kinerja positif ke depannya, perseroan mengakselerasi strategi utama melalui penguatan ekosistem digital, optimalisasi layanan dan mengembangkan precision medicine melalui specialty clinics seperti stem cell, autoimmune & allergy, dan longevity. Kami baru saja meresmikan Integrative Autoimmune & Allergy Clinics di Gading Serpong Tangerang dan Stemcell Clinic di Pondok Indah, Jakarta.