Round Table Discussion Nagara Institute & AFU Gelar Diskusi Kebijakan Danantara
--
Denpasar, Kabarkansaja.com - Dari kiri ke kanan, Direktur Eksekutif Nagara Institute yang juga moderator Akbar Faizal, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, Anggota Komisi VI DPR RI Gede Sumarjaya Linggih, Peneliti Nagara Institute Mohamad Dian Revindo, dan Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Paramadina Wijayanto Samirin, saat diskusi bertajuk “Ratusan BUMN Ditutup Paksa, Pertaruhan Terakhir Penyelamatan Unit Bisnis Negara” yang diselenggarakan Nagara Institute dan Akbar Faizal Uncensored (AFU) pada Round Table Discussion (RTD) di Denpasar, Bali, Rabu (22/7/2026).
Forum tersebut menjadi ruang dialog bagi kalangan legislatif, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk mengevaluasi arah transformasi BUMN secara objektif.
Berbagai perspektif diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi yang dapat memperkuat implementasi kebijakan tanpa mengurangi tujuan besar meningkatkan daya saing BUMN nasional.
Nagara Institute memandang transformasi Danantara merupakan peluang strategis untuk membangun perusahaan negara yang lebih efisien, profesional, dan mampu bersaing secara global.
Pada saat bersamaan, setiap tahapan reformasi harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, serta memperhatikan kepentingan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas. (K1)
