Jakarta, Kabarkansaja.id – Memasuki 2024, penjualan mobil domestik merosot. Per Mei 2024, penjualan mobil turun 21% menjadi 334 ribu unit, dipicu berbagai faktor, di antaranya kenaikan suku bunga global, lonjakan NPL, dan pengetatan pemberian kredit dari perusahaan pembiayaan. Merosotnya penjualan antara lain disebabkan kenaikan harga mobil yang tidak diimbangi pertumbuhan pendapatan per kapita. Akibatnya, selisih (gap) antara harga mobil dan daya beli masyarakat semakin membesar. Padahal Menperin sendiri mengatakan, industri otomotif merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Namun dalam 10 tahun terakhir, penjualan domestik mobil di Indonesia masih cenderung bertahan pada angka 1 juta unit. (K1)
Penjualan Mobil Domestik Turun 21%
Jumat 12-07-2024,19:39 WIB
Editor : admin
Kategori :
https://kabarkansaja.com/" title="PT Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global ">
PT Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global
https://kabarkansaja.com/" title="PT Telin Perluas Jejak Ekosistem Digital Global " style="color:#333">
https://kabarkansaja.com/" title="Asuransi Generali Gelar Lion Heart Run 2026">
Asuransi Generali Gelar Lion Heart Run 2026
https://kabarkansaja.com/" title="Asuransi Generali Gelar Lion Heart Run 2026" style="color:#333">
https://kabarkansaja.com/" title="BTN Dorong KPR Terjangkau di Danantara Housing Expo 2026">
BTN Dorong KPR Terjangkau di Danantara Housing Expo 2026
https://kabarkansaja.com/" title="BTN Dorong KPR Terjangkau di Danantara Housing Expo 2026" style="color:#333">
https://kabarkansaja.com/" title="BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 lewat wondr, Kupon hingga 6,9% dan Cashback hingga Rp15 Juta">
BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 lewat wondr, Kupon hingga 6,9% dan Cashback hingga Rp15 Juta
https://kabarkansaja.com/" title="BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 lewat wondr, Kupon hingga 6,9% dan Cashback hingga Rp15 Juta" style="color:#333">