Ichinomiya City, Kabarkansaja.com - Perjalanan panjang pembinaan dan regenerasi atlet bulu tangkis Indonesia kembali membuahkan prestasi di panggung Asia. Tim beregu putra Indonesia meraih medali emas Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah menaklukkan China dengan skor 3-2 pada laga final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Kamis (24/9/2026).
Kemenangan tersebut menjadi pencapaian bersejarah bagi Indonesia yang kembali meraih emas beregu putra Asian Games setelah 28 tahun. Sempat tertinggal 0-2, Indonesia bangkit dan merebut tiga kemenangan beruntun melalui Alwi Farhan, pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, serta Moh. Zaki Ubaidillah yang memastikan kemenangan pada partai kelima.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan pentingnya kesinambungan pembinaan dan regenerasi atlet dalam menjaga daya saing bulu tangkis Indonesia di tingkat internasional.
Sebagai strategic partner Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI selama lebih dari lima tahun mendukung berbagai program pengembangan bulu tangkis nasional, termasuk pembinaan atlet dari usia muda hingga level elite.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, keberhasilan tim beregu putra Indonesia di Asian Games 2026 menjadi kebanggaan bagi masyarakat sekaligus momentum untuk mengapresiasi proses panjang pembinaan atlet nasional.
"Pencapaian emas beregu putra setelah 28 tahun merupakan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Prestasi besar lahir dari proses panjang, konsistensi, kerja keras atlet, pelatih, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan," ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Menurut Okki, regenerasi menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan prestasi bulu tangkis Indonesia. Karena itu, pembinaan atlet muda perlu terus diperkuat agar semakin banyak talenta potensial memiliki ruang untuk berkembang.
"BNI meyakini bahwa membangun juara bukan hanya tentang mencapai kemenangan hari ini, tetapi juga memastikan adanya generasi berikutnya yang siap melanjutkan prestasi Indonesia. Karena itu, dukungan terhadap pembinaan atlet muda dan penguatan ekosistem olahraga akan terus menjadi bagian dari kontribusi BNI bagi masyarakat dan bangsa," kata Okki.
Komitmen tersebut tercermin melalui dukungan BNI terhadap berbagai program PBSI sepanjang 2026, termasuk pembinaan atlet muda serta keikutsertaan atlet Indonesia dalam sejumlah kompetisi internasional.
BNI sebelumnya turut mendukung keikutsertaan atlet muda Indonesia pada Badminton Asia Junior Championships 2026 serta sejumlah turnamen internasional seperti Indonesia Masters, Indonesia Open, Badminton Asia Championships, dan Thailand Open.
BNI juga mendekatkan bulu tangkis dengan masyarakat melalui berbagai aktivitas bersama PBSI. Salah satunya melalui PBSI Experience dalam rangkaian BNI wondrX 2026 yang mempertemukan masyarakat dengan legenda dan atlet bulu tangkis nasional.
Memasuki usia 80 tahun, BNI terus mendukung pengembangan talenta Indonesia melalui berbagai inisiatif di bidang olahraga. Dukungan tersebut menjadi bagian dari semangat Swadharma Bhakti Nagara untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, termasuk melalui dukungan terhadap pembinaan olahraga nasional dan pengembangan talenta muda.
Semangat tersebut juga sejalan dengan upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, berdaya saing, dan mampu berprestasi di tingkat internasional.
"Kami berharap emas Asian Games ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk berani bermimpi, bekerja keras, dan terus mengembangkan potensi. Bersama PBSI dan seluruh pemangku kepentingan, BNI akan terus mendukung terciptanya ekosistem yang memungkinkan lebih banyak talenta Indonesia tumbuh dan berprestasi," ujar Okki.