Jakarta, Kabarkansaja.com - Dari kiri ke kanan, Head of Mandiri Institute Andre Simangunsong, Head of Macroeconomic & Financial Market Research Department Bank Mandiri Dian Ayu, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Ari Rizaldi, Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro, Head of Industry & Regional Research Department Bank Mandiri Dendi Ramdani, dan Head of Equity Research & Strategy Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat berbincang di sela Mandiri Macro & Market Brief Q3-2026 Indonesia Economic Outlook di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Memasuki paruh kedua 2026, perekonomian Indonesia tetap menunjukkan resiliensi di tengah ketidakpastian global, dengan pertumbuhan ekonomi semester I mencapai 5,45% dan inflasi yang terjaga dalam sasaran.
Di tengah dinamika tersebut, Bank Mandiri terus menjaga pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas, tercermin dari penyaluran kredit bank only yang tumbuh 19,9% yoy menjadi Rp1.592 triliun per Juni 2026 serta laba bersih konsolidasi Rp30,4 triliun. (K1)