Jakarta, Kabarkansaja.com - Dari kiri ke kanan, Kepala Pusat Ekonomi Makro dan Keuangan INDEF DR. M. Rizal Taufikurahman, Pengamat Ekonomi dan Kebijakan Publik Universitas Paramadina Wijayanto Samirin, MPP, Direktur Eksekutif Nagara Institute Akbar Faizal, Ekonom Senior Bright Institute Awalil Rizky, dan Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Prof Akhmad Syakir Kurnia, saat diskusi publik Nagara Institute bertajuk “Pertaruhan Besar Negara: Via Danantara pada Restrukturisasi BUMN” di Semarang, Kamis (7/5/2026).
Diskusi ini mengangkat isu strategis mengenai peran Danantara dalam proses restrukturisasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang dinilai sebagai bagian dari dinamika besar arah kebijakan ekonomi nasional.
Forum ini diharapkan mampu memberikan perspektif kritis dan komprehensif mengenai implikasi kebijakan tersebut terhadap kedaulatan ekonomi negara. Danantara berwenang menetapkan pedoman atau kebijakan strategis BUMN dalam segala aspek, termasuk pengembangan dan investasi. (K1)